Elang Fourn telah menjadi lambang kerajaan Valkan sejak kerajaan ini pertama kali didirikan. Burung ini selalu digambarkan sedang terbang tinggi, menukik ke atas dan matanya memancar penuh rasa percaya diri, serta membusungkan dadanya yang kekar. Terkenal karena kekuatan dan kedigdayaannya atas binatang lain di kerajaan ini, Valkan berharap lambang elang pada bendera negara mereka juga membuat mereka mudah mendominasi negara lain.
Dan nyatanya lambang ini memang memberikan kepercayaan diri yang luar biasa tinggi bagi para penduduk Valkan. Baik Raja dan para pangerannya, para Jendral beserta prajuritnya, atau para penduduk sipil yang biasa bercocoktanam diatas tanahnya. Lambang elang Fourn memiliki pengaruh yang sangat luas dan dalam kepada mereka semua. Para seniman menjadi lebih rajin dan lebih keras berusaha membuat karya seni baru, pandai besi membuat senjata yang lebih mematikan, dan para prajurit sangat percaya bahwa kerajaan mereka adalah kerajaan terkuat yang pernah ada.
Seiring dengan berjalannya waktu, elang fourn menjadi binatang yang sangat sakral bagi penduduk Valkan. Tidak ada yang boleh memburunya, memakannya, bahkan menghinanya di depan umum bisa membawa seseorang ke penjara. Banyak orang bahkan percaya elang fourn ini adalah makhluk yang diciptakan oleh ketiga dewa-dewi sekaligus. Helena memberinya hidup dan kekuasaan, Volnarc memberinya kekuatan luar biasa, dan Albein memberinya tubuh serta bulu yang indah.
Lambang ini bisa ditemui di mana saja di kerajaan Valkan. Selain pada bendera yang terpancang tinggi di puncak benteng, lambang-lambang resmi negara, puncak gedung balai kota, bahkan bisa juga ditemui di dalam kuil di samping dewi Helena atau dewa Volnarc.
Bangsa Valkan juga sering mengasosiasikan diri dengan elang fourn untuk memberi mereka keberanian dan kepercayaan diri lebih tinggi. Salah satu ucapan yang terkenal adalah "Aku memiliki keberanan bagai elang fourn, dan tidak ada yang bisa menjatuhkanku." Beberapa variasi lain dari kalimat ini juga cukup terkenal.
Tampilkan postingan dengan label fourn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fourn. Tampilkan semua postingan
Senin, 20 September 2010
Kamis, 22 Juli 2010
Beastiary: Fourn eagle
Sejenis burung elang yang banyak terdapat di hutan-hutan di wilayah Valkan. Elang ini biasanya hidup sendiri, atau bersama dengan pasangannya dan sangat menjaga wilayahnya. Mangsa favoritnya adalah binatang-binatang mamalia kecil yang banyak terdapat di lantai hutan, seperti tupai dan tikus. Walau terkadang ia memakan telurnya jika kesulitan mendapat mangsa.
Burung ini memiliki suara melengking yang khas dan bulu-bulu yang indah. Bulu fourn biasanya berwarna coklat dengan garis-garis kuning emas. Dan biasanya warna bulu ini akan semakin memudar seiring dengan bertambahnya usia. Fourn yang lebih tua akan sangat mudah dikalahkan dalam perebutan wilayah oleh fourn yang lebih muda, dan karenanya burung ini biasanya meninggal di tempat yang terpencil di daerah hutan atau padang rumput, jika tidak tewas karena pertarungan.
Fourn hanya mengurus anaknya sampai mereka mencapai usia untuk terbang secara mandiri. Setelah itu, anak-anak fourn dibiarkan terbang dan mencari makan sendiri. Anak-anak ini masih sangat lemah dan biasanya mencuri makanan dari binatang lain atau pengelana yang kebetulan lewat. Orang tua sering menakuti anaknya dengan suara anak burung fourn yang mendekat dan akan mengigit telinga mereka, kalau mereka nakal.
Burung ini merupakan simbol negara Valkan dan karenanya sangat dianggap tinggi oleh para penduduk Valkan. Banyak mitos dan cerita rakyat yang menceritakan kehebatan atau kegagahan makhluk satu ini. Salah satunya tentang bagaimana burung ini mengusir para serigala sampai ke puncak gunung. Karena itu ada juga yang menganggap burung ini sebagai predator terhebat di tanah Valkan.
Burung ini memiliki suara melengking yang khas dan bulu-bulu yang indah. Bulu fourn biasanya berwarna coklat dengan garis-garis kuning emas. Dan biasanya warna bulu ini akan semakin memudar seiring dengan bertambahnya usia. Fourn yang lebih tua akan sangat mudah dikalahkan dalam perebutan wilayah oleh fourn yang lebih muda, dan karenanya burung ini biasanya meninggal di tempat yang terpencil di daerah hutan atau padang rumput, jika tidak tewas karena pertarungan.
Fourn hanya mengurus anaknya sampai mereka mencapai usia untuk terbang secara mandiri. Setelah itu, anak-anak fourn dibiarkan terbang dan mencari makan sendiri. Anak-anak ini masih sangat lemah dan biasanya mencuri makanan dari binatang lain atau pengelana yang kebetulan lewat. Orang tua sering menakuti anaknya dengan suara anak burung fourn yang mendekat dan akan mengigit telinga mereka, kalau mereka nakal.
Burung ini merupakan simbol negara Valkan dan karenanya sangat dianggap tinggi oleh para penduduk Valkan. Banyak mitos dan cerita rakyat yang menceritakan kehebatan atau kegagahan makhluk satu ini. Salah satunya tentang bagaimana burung ini mengusir para serigala sampai ke puncak gunung. Karena itu ada juga yang menganggap burung ini sebagai predator terhebat di tanah Valkan.
Langganan:
Postingan (Atom)
