Ksatria Merah adalah pasukan tempur utama Selena dalam menghadapi serbuan kerajaan asing. Pasukan ini merupakan pasukan elit diantara pasukan perang milik Selena lainnya. Mereka memiliki kemampuan tempur tinggi dan keberanian yang tidak ada bandingannya. Pasukan ini mendapatkan namanya dari noda darah merah yang selalu mereka tinggalkan di medan perang dan pakaian tempur mereka.
Walaupun Ksatria Merah adalah pasukan elit Selena, terkadang pasukan ini juga diturunkan untuk menghadapi masalah-masalah lain yang lebih "sepele". Seperti potensi pemberontakan dari dalam negeri, dan juga untuk menghadapi serbuan perompak di berbagai sudut kerajaan Selena. Ksatria Merah juga yang selalu menjadi garis depan dalam hampir semua konflik yang dialami Selena, sehingga seolah-olah terkesan pasukan tempur yang lain tidak dianggap dibandingkan dengan keberadaan Ksatria Merah yang luar biasa.
Ksatria Merah selalu dipimpin oleh seorang jendral veteran dan biasanya juga merupakan kerabat Pangeran Selena. Karena pasukan ini adalah pasukan elit, maka pemimpinnya harus seseorang yang bisa dipercaya oleh Pangeran secara pribadi, bukan hanya dari karir militernya. Karena aturan ini, pemimpin Ksatria Merah jarang berganti kecuali yang bersangkutan tewas di medan perang.
Saat ini, Ksatria Merah dipimpin oleh Jendral Alexander, bersama kedua letnannya, Rollez dan Queen. Alexander sendiri dalam silsilah keluarga kerajaan Selena, bisa dibilang adalah paman dari ibu dari Pangeran Selena saat ini. Kerabat jauh kerajaan yang tidak mungkin memegang tampuk kepemimpinan, tapi membuatnya memiliki karir militer tinggi dalam kerajaan.
Selasa, 25 Mei 2010
Selasa, 27 April 2010
In Lore: Valkan's Deities
Bangsa Valkan menyembah tiga dewa-dewi sejak lama. Mereka percaya, karena berkah ketiga dewa-dewi inilah, bangsa Valkan sanggup bertahan, berkembang, dan menjadi kerajaan kuat seperti sekarang. Kuil-kuil didirikan di berbagai tempat yang paling sesuai dengan masing-masing dewa dan ratusan orang menyembah mereka setiap hari.
Dewi yang pertama adalah Dewi Helena, Dewi kehidupan dan kesuburan. Dewi ini yang menciptakan segala kehidupan di dunia, sekaligus menjamin kesuburan bagi tanah agar tetap mampu menopang kehidupan diatasnya. Dia membentuk tanah dan sungai tempat setiap hewan dan manusia dapat hidup berdampingan. Dia juga yang menciptakan kedua dewa lainnya untuk membantunya dalam mengurus dunia.
Helena seringkali digambarkan seperti seorang ibu yang sedang mengurusi hewan, manusia, atau seperti sedang menumbuhkan tanaman dengan sebelah tangan. Memiliki rambut pirang panjang dan memegang cakram putih di tangan kirinya. Terkadang cakram itu digambarkan bercahaya terang. Cakram di tangan kirinya itu melambangkan lingkaran kehidupan, dimana setiap makhluk hidup akan mati dan dihidupkan kembali dalam tubuh makhluk hidup yang lain.
Dewi yang kedua adalah Dewi Albein, Dewi seni dan keindahan. Dewi ini yang mengajarkan kepada manusia bagaimana membuat lukisan, lagu, dan berbagai macam bentuk kesenian lain. Albein juga membantu mengatur bentuk makhluk hidup yang dibuat oleh Helena kedalam bentuknya yang paling indah, lalu menata mereka semua dalam padang rumput atau lokasi lain yang menurutnya membuat mereka terlihat paling cantik.
Dewi ini seringkali digambarkan sebagai wanita remaja yang sedang membawa alat lukis, atau kain putih polos. Seringkali terlihat jenaka dan mengagumi setiap pemandangan yang ia buat. Albein juga digambarkan sangat menyukai keramaian dan pesta, dan suka membaurkan diri di dalamnya bersama para manusia. Ia juga mencintai kedamaian, yang membuatnya tidak menyukai Volnarc yang suka membuat kekacauan dan menghancurkan semua yang sudah ia dan Helena buat.
Dewa ketiga dan yang terakhir adalah Volnarc, Dewa perang dan kehancuran. Dewa ini yang bertugas mencabut nyawa setiap makhluk hidup agar Helena mampu membuat makhluk hidup baru. Ia juga sering digambarkan menghasut manusia agar saling berperang dan menghancurkan, sementara ia sendiri ikut bertempur dengan menyamarkan diri sebagai manusia. Ia membenci keindahan dan suka sekali merusak pemandangan yang sudah susah payah dibuat oleh Albein.
Dewa ini digambarkan memiliki dua mata yang berkilat merah oleh darah. Seringkali wajahnya digambarkan penuh luka atau darah bekas suatu pertempuran. Kedua tangannya berupa tangan biasa hingga siku, dan seterusnya adalah bilah pedang yang mengkilat. Ia merupakan personifikasi kehancuran. Prajurit Valkan percaya, selama dewa Volnarc berdiri di samping mereka di medan perang, maka mereka tidak akan pernah kalah.
Dewi yang pertama adalah Dewi Helena, Dewi kehidupan dan kesuburan. Dewi ini yang menciptakan segala kehidupan di dunia, sekaligus menjamin kesuburan bagi tanah agar tetap mampu menopang kehidupan diatasnya. Dia membentuk tanah dan sungai tempat setiap hewan dan manusia dapat hidup berdampingan. Dia juga yang menciptakan kedua dewa lainnya untuk membantunya dalam mengurus dunia.
Helena seringkali digambarkan seperti seorang ibu yang sedang mengurusi hewan, manusia, atau seperti sedang menumbuhkan tanaman dengan sebelah tangan. Memiliki rambut pirang panjang dan memegang cakram putih di tangan kirinya. Terkadang cakram itu digambarkan bercahaya terang. Cakram di tangan kirinya itu melambangkan lingkaran kehidupan, dimana setiap makhluk hidup akan mati dan dihidupkan kembali dalam tubuh makhluk hidup yang lain.
Dewi yang kedua adalah Dewi Albein, Dewi seni dan keindahan. Dewi ini yang mengajarkan kepada manusia bagaimana membuat lukisan, lagu, dan berbagai macam bentuk kesenian lain. Albein juga membantu mengatur bentuk makhluk hidup yang dibuat oleh Helena kedalam bentuknya yang paling indah, lalu menata mereka semua dalam padang rumput atau lokasi lain yang menurutnya membuat mereka terlihat paling cantik.
Dewi ini seringkali digambarkan sebagai wanita remaja yang sedang membawa alat lukis, atau kain putih polos. Seringkali terlihat jenaka dan mengagumi setiap pemandangan yang ia buat. Albein juga digambarkan sangat menyukai keramaian dan pesta, dan suka membaurkan diri di dalamnya bersama para manusia. Ia juga mencintai kedamaian, yang membuatnya tidak menyukai Volnarc yang suka membuat kekacauan dan menghancurkan semua yang sudah ia dan Helena buat.
Dewa ketiga dan yang terakhir adalah Volnarc, Dewa perang dan kehancuran. Dewa ini yang bertugas mencabut nyawa setiap makhluk hidup agar Helena mampu membuat makhluk hidup baru. Ia juga sering digambarkan menghasut manusia agar saling berperang dan menghancurkan, sementara ia sendiri ikut bertempur dengan menyamarkan diri sebagai manusia. Ia membenci keindahan dan suka sekali merusak pemandangan yang sudah susah payah dibuat oleh Albein.
Dewa ini digambarkan memiliki dua mata yang berkilat merah oleh darah. Seringkali wajahnya digambarkan penuh luka atau darah bekas suatu pertempuran. Kedua tangannya berupa tangan biasa hingga siku, dan seterusnya adalah bilah pedang yang mengkilat. Ia merupakan personifikasi kehancuran. Prajurit Valkan percaya, selama dewa Volnarc berdiri di samping mereka di medan perang, maka mereka tidak akan pernah kalah.
Rabu, 31 Maret 2010
Beastiary: Minoon
Minoon (baca: minoun) adalah binatang yang paling umum dijumpai di daerah padang rumput Valkan dan juga Selena, sebelum wilayah itu hancur karena perang. Ia berwujud seperti seekor banteng dengan sepasang tanduk yang besar yang membuat binatang ini terlihat lebih besar dari seharusnya. Tubuhnya ditutupi dengan bulu-bulu berwarna coklat dan sedikit panjang untuk melindunginya dari hawa dingin sewaktu malam.
Minoon adalah binatang herbivora dan seringkali terlihat sedang merumput bersama kawanannya, yang terdiri dari paling sedikit lima ekor minoon dewasa. Mereka banyak digembalakan oleh penduduk di desa-desa dekat perbatasan di utara untuk dagingnya yang empuk dan susunya yang bisa dibuat menjadi keju yang lezat. Susunya sendiri rasanya terlalu asam sehingga banyak orang lebih memilih susu domba daripada minoon.
Minoon liar adalah binatang yang suka berkelana ke banyak tempat yang hijau dan penuh rumput, sehingga beberapa kawanan mereka terkadang terlihat di negara lain. Walaupun mereka sebenarnya lebih memilih tempat terbuka daripada hutan lebat atau daerah pegunungan. Minoon sangat protektif terhadap anak-anaknya dan akan selalu menjaga mereka sampai berumur sekitar enam bulan, dimana mereka dianggap sudah mampu mengurus diri sendiri.
Walau bertubuh besar dan terlihat menakutkan, minoon sebenarnya binatang yang penakut. Ketika seekor minoon mengeluarkan suara lenguhan tanda bahaya, minoon lainnya biasanya langsung melarikan diri. Ketika sudah lari ketakutan seperti ini, kawanan minoon akan menabrak dan menghancurkan semua yang ada di jalannya, termasuk satu desa kecil.
Minoon adalah binatang herbivora dan seringkali terlihat sedang merumput bersama kawanannya, yang terdiri dari paling sedikit lima ekor minoon dewasa. Mereka banyak digembalakan oleh penduduk di desa-desa dekat perbatasan di utara untuk dagingnya yang empuk dan susunya yang bisa dibuat menjadi keju yang lezat. Susunya sendiri rasanya terlalu asam sehingga banyak orang lebih memilih susu domba daripada minoon.
Minoon liar adalah binatang yang suka berkelana ke banyak tempat yang hijau dan penuh rumput, sehingga beberapa kawanan mereka terkadang terlihat di negara lain. Walaupun mereka sebenarnya lebih memilih tempat terbuka daripada hutan lebat atau daerah pegunungan. Minoon sangat protektif terhadap anak-anaknya dan akan selalu menjaga mereka sampai berumur sekitar enam bulan, dimana mereka dianggap sudah mampu mengurus diri sendiri.
Walau bertubuh besar dan terlihat menakutkan, minoon sebenarnya binatang yang penakut. Ketika seekor minoon mengeluarkan suara lenguhan tanda bahaya, minoon lainnya biasanya langsung melarikan diri. Ketika sudah lari ketakutan seperti ini, kawanan minoon akan menabrak dan menghancurkan semua yang ada di jalannya, termasuk satu desa kecil.
Selasa, 30 Maret 2010
Organization: Valkan's Border Guard
Valkan terletak dalam posisi yang sangat strategis. Posisinya yang berada di tengah benua dan memiliki tanah yang sangat subur membuatnya menjadi salah satu rute favorit para pedagang, sekaligus membuatnya incaran kerajaan-kerajaan lain sejak pertama kali didirikan. Untuk menjaga wilayahnya itu dari serangan pihak lain, Valkan memiliki divisi pasukan yang khusus bertugas menjaga garis perbatasannya itu. Divisi ini dikenal sebagai Pasukan Penjaga Perbatasan Valkan.
Keberadaan pasukan ini sangat erat dengan keberadaan Valkan sendiri, karena tak jarang setelah beberapa pertempuran mereka ketika mempertahankan perbatasan, mereka justru mengambil alih wilayah kerajaan penyerang dan memperbesar wilayah Valkan sendiri. Ketika Pasukan ini bertumbuh memperbesar wilayah Valkan, beberapa pos militer lamanya berubah menjadi kota transit bagi para pedagang sementara mereka membangun benteng militer yang baru.
Karena mereka adalah yang pertama merespon tindakan agresif dari kerajaan lain, pasukan ini tidak hanya diisi dengan prajurit siap tempur dan peralatan perang yang membuat gentar, tapi juga dengan pasukan mata-mata untuk mengantisipasi serangan militer. Pasukan mata-mata ini selain bertugas menyusuri daerah perbatasan untuk berpatroli juga seringkali melewati garis perbatasan dan berada di wilayah negara tetangga. Kegiatan rutin mereka ini sudah diketahui lawan politiknya dan sering dijadikan alasan untuk menginvasi Kerajaan Valkan.
Markas pasukan ini disebar di empat penjuru Kerajaan Valkan, dengan dua yang terbesar menghadap wilayah Kerajaan Selena dan Rhodea, karena mereka berdua sudah lama menjadi musuh bagi Valkan. Beberapa malah begitu besar mereka sudah diubah menjadi kota-benteng, bukan sekedar benteng biasa. Tugas mereka saat ini juga menjadi semakin rumit karena selain harus berjaga-jaga dari serangaan pihak luar, mereka juga harus menjadi mata-mata untuk melawan pasukan pemberontak yang merajalela.
Pasukan Penjaga Perbatasan ini juga salah satu dari pasukan utama Kerajaan Valkan, karena tugas penting mereka dalam menjaga wilayah Valkan. Banyak anak kecil dan para pemuda yang bercita-cita menjadi salah satu prajuritnya karena kisah jasa mereka bagi Kerajaan Valkan, juga kisah heroik bagaimana mereka ikut membentuk Valkan menjadi negara super power dan ditakuti bahkan setelah dikoyak oleh pemberontakan.
Keberadaan pasukan ini sangat erat dengan keberadaan Valkan sendiri, karena tak jarang setelah beberapa pertempuran mereka ketika mempertahankan perbatasan, mereka justru mengambil alih wilayah kerajaan penyerang dan memperbesar wilayah Valkan sendiri. Ketika Pasukan ini bertumbuh memperbesar wilayah Valkan, beberapa pos militer lamanya berubah menjadi kota transit bagi para pedagang sementara mereka membangun benteng militer yang baru.
Karena mereka adalah yang pertama merespon tindakan agresif dari kerajaan lain, pasukan ini tidak hanya diisi dengan prajurit siap tempur dan peralatan perang yang membuat gentar, tapi juga dengan pasukan mata-mata untuk mengantisipasi serangan militer. Pasukan mata-mata ini selain bertugas menyusuri daerah perbatasan untuk berpatroli juga seringkali melewati garis perbatasan dan berada di wilayah negara tetangga. Kegiatan rutin mereka ini sudah diketahui lawan politiknya dan sering dijadikan alasan untuk menginvasi Kerajaan Valkan.
Markas pasukan ini disebar di empat penjuru Kerajaan Valkan, dengan dua yang terbesar menghadap wilayah Kerajaan Selena dan Rhodea, karena mereka berdua sudah lama menjadi musuh bagi Valkan. Beberapa malah begitu besar mereka sudah diubah menjadi kota-benteng, bukan sekedar benteng biasa. Tugas mereka saat ini juga menjadi semakin rumit karena selain harus berjaga-jaga dari serangaan pihak luar, mereka juga harus menjadi mata-mata untuk melawan pasukan pemberontak yang merajalela.
Pasukan Penjaga Perbatasan ini juga salah satu dari pasukan utama Kerajaan Valkan, karena tugas penting mereka dalam menjaga wilayah Valkan. Banyak anak kecil dan para pemuda yang bercita-cita menjadi salah satu prajuritnya karena kisah jasa mereka bagi Kerajaan Valkan, juga kisah heroik bagaimana mereka ikut membentuk Valkan menjadi negara super power dan ditakuti bahkan setelah dikoyak oleh pemberontakan.
Rabu, 03 Maret 2010
Bestiary: Goblin
Goblin adalah sebutan umum yang diberikan kepada monster kecil gila harta yang akan menyerang siapa saja yang lewat tanpa pandang bulu. Biasannya goblin tinggal di daerah pegunungan, tapi terkadang juga terlihat tinggal di hutan dan gua. Mereka suka mengambil dan merampok bukan karena mereka tahu nilai dari benda berharga yang mereka rampas, tetapi mereka hanya memiliki ketertarikan yang berlebihan pada benda-benda yang bersinar indah.
Goblin banyak terdapat di wilayah beriklim sub-tropis, seperti Valkan, Selena, Briscantine, atau Acena. Hanya saja goblin di Selena sudah dianggap punah akibat Perang Besar Magi, dan goblin di Briscantine sudah diburu habis oleh para dwarves. Sangat wajar mengingat kaum dwarves tidak akan suka emas, permata, dan mythril mereka yang berharga dirampas begitu saja oleh monster kecil tak berotak.
Goblin adalah makhluk individu yang tak segan merampas makanan dari teman sendiri kalau perlu, akan tetapi jika mereka melihat benda berkilau dalam jumlah besar dan memutuskan untuk merampoknya, mereka akan segera menjadi sekumpulan kawanan yang kompak. Mereka bisa menyerang secara bergerombbol dengan komando dari seekor goblin utama, atau bahkan memanfaatkan binatang lain untuk membantu mereka. Walaupun termasuk monster yang mudah ditangani, jika sudah bersatu seperti ini goblin bisa merepotkan untuk dihadapi.
Goblin adalah makhluk karnivora dan makanan utamanya biasanya adalah binatang mamalia kecil. Walaupun tidak pernah dibuktikan, kebanyakan orang menganggap goblin juga suka memakan temannya sendiri jika tidak ada sumber makanan lain. Kulit goblin yang sudah dibiarkan sedikit membusuk juga biasanya menjadi bahan bakar yang bagus untuk lilin atau lampu.
Goblin banyak terdapat di wilayah beriklim sub-tropis, seperti Valkan, Selena, Briscantine, atau Acena. Hanya saja goblin di Selena sudah dianggap punah akibat Perang Besar Magi, dan goblin di Briscantine sudah diburu habis oleh para dwarves. Sangat wajar mengingat kaum dwarves tidak akan suka emas, permata, dan mythril mereka yang berharga dirampas begitu saja oleh monster kecil tak berotak.
Goblin adalah makhluk individu yang tak segan merampas makanan dari teman sendiri kalau perlu, akan tetapi jika mereka melihat benda berkilau dalam jumlah besar dan memutuskan untuk merampoknya, mereka akan segera menjadi sekumpulan kawanan yang kompak. Mereka bisa menyerang secara bergerombbol dengan komando dari seekor goblin utama, atau bahkan memanfaatkan binatang lain untuk membantu mereka. Walaupun termasuk monster yang mudah ditangani, jika sudah bersatu seperti ini goblin bisa merepotkan untuk dihadapi.
Goblin adalah makhluk karnivora dan makanan utamanya biasanya adalah binatang mamalia kecil. Walaupun tidak pernah dibuktikan, kebanyakan orang menganggap goblin juga suka memakan temannya sendiri jika tidak ada sumber makanan lain. Kulit goblin yang sudah dibiarkan sedikit membusuk juga biasanya menjadi bahan bakar yang bagus untuk lilin atau lampu.
Kamis, 25 Februari 2010
Relic gallery: Coins
Mata uang koin sudah beredar sejak masa Izarut memerintah dunia. Waktu itu, koin masih belum digunakan secara luas sebagai media transaksi, dan masih ada beberapa bangsa yang menggunakan barter untuk kegiatan perdagangan mereka. Izarut ingin mengembangkan bangsa semacam ini dengan membantu mereka berdagang dengan bangsa lain. Dia ingin bangsa dwarve mengajarkan cara mencetak uang koin kepada bangsa-bangsa ini, mereka setuju tapi bangsa dwarve tidak ingin perak, emas, dan terutama mythril mereka yang berharga digunakan sebagai bahan utama.
Sebagai gantinya bangsa dwarve menyarankan menggunakan logam yang mereka sebut sebagai electrum. Electrum mudah terbentuk secara alami, mudah dibuat menjadi berbagai bentuk dan nilainya cukup murah sehingga para dwarve tidak keberatan menggunakannya sebagai bahan utama. Izarut setuju dan memerintahkan dwarve mencapurkan sedikit emas dan perak ke dalam logam electrum untuk membedakan nilai mata uang koinnya. Dia sadar dwarve tidak akan pernah mau berbagi mythril dengan manusia. Akhirnya kedua jenis koin in dibuat, mata uang perak disebut lucre sementara mata uang emas, yang lebih berharga disebut creon.
Dengan segera koin-koin ini disebarkan ke seluruh penjuru kerajaan. bentuk resmi koin ini memiliki lambang huruf I dan C bertumpuk di satu sisinya dan segel resmi Izarut berupa kepala singa bertaring pedang disisi lainnya. Sedikit demi sedikit setiap barang dihargai dengan koin ini dan peredarannya menjadi semakin luas. Kemudian dibentuklah standar nilai tukar dimana 20 lucre sama dengan 1 creon. Walaupun nilai suatu barang dihargai berbeda di tanah yang berbeda pula, standar penukaran uang ini diterima sama di semua tempat.
Ketika kerajaan Izarut hancur dan wilayahnya terpecah-pecah, koin ini akhirnya dibuat dalam berbagai macam versi, oleh berbagai kerajaan yang ada. beberapa masih mempertahankan lambang huruf I dan C sebagai penghargaan kepada Izarut, sementara yang lain menggunakan lambang kerajaan mereka sendiri. Lama kelamaan lambang koin ini menjadi berbeda sama sekali dengan lambang asli pada masa Izarut, tapi seperti apapun bentuk dan lambangnya koin ini masih diterima sebagai alat tukar utama.
Sebagai gantinya bangsa dwarve menyarankan menggunakan logam yang mereka sebut sebagai electrum. Electrum mudah terbentuk secara alami, mudah dibuat menjadi berbagai bentuk dan nilainya cukup murah sehingga para dwarve tidak keberatan menggunakannya sebagai bahan utama. Izarut setuju dan memerintahkan dwarve mencapurkan sedikit emas dan perak ke dalam logam electrum untuk membedakan nilai mata uang koinnya. Dia sadar dwarve tidak akan pernah mau berbagi mythril dengan manusia. Akhirnya kedua jenis koin in dibuat, mata uang perak disebut lucre sementara mata uang emas, yang lebih berharga disebut creon.
Dengan segera koin-koin ini disebarkan ke seluruh penjuru kerajaan. bentuk resmi koin ini memiliki lambang huruf I dan C bertumpuk di satu sisinya dan segel resmi Izarut berupa kepala singa bertaring pedang disisi lainnya. Sedikit demi sedikit setiap barang dihargai dengan koin ini dan peredarannya menjadi semakin luas. Kemudian dibentuklah standar nilai tukar dimana 20 lucre sama dengan 1 creon. Walaupun nilai suatu barang dihargai berbeda di tanah yang berbeda pula, standar penukaran uang ini diterima sama di semua tempat.
Ketika kerajaan Izarut hancur dan wilayahnya terpecah-pecah, koin ini akhirnya dibuat dalam berbagai macam versi, oleh berbagai kerajaan yang ada. beberapa masih mempertahankan lambang huruf I dan C sebagai penghargaan kepada Izarut, sementara yang lain menggunakan lambang kerajaan mereka sendiri. Lama kelamaan lambang koin ini menjadi berbeda sama sekali dengan lambang asli pada masa Izarut, tapi seperti apapun bentuk dan lambangnya koin ini masih diterima sebagai alat tukar utama.
Kamis, 07 Januari 2010
History page: Skirmishes at Kirk
History page adalah kisah tentang kejadian-kejadian di masa lalu dalam cerita novelku. Ini aku buat supaya para pembaca bisa tahu lebih jelas tentang kejadian-kejadian di masa lalu yang ikut membentuk ceritaku. Seperti biasa, yang paling pertama dipost adalah yang paling punya hubungan dengan Project Izarut buku pertama. Enjoy.
Kirk adalah sebuah kota perdagangan yang dulunya terletak di tepi tenggara Selena. Kota ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Selena, karena merupakan salah satu tempat singgah favorit para pedagang yang baru saja keluar dari padang pasir. Karena itu juga kota ini dilindungi secara ketat oleh Selena. Sayangnya, sebuah pertempuran mengoyak kedamaian dan kestabilan kota ini. Pertempuran yang terjadi antara Valkan melawan Selena tujuh tahun lalu ini terjadi tidak lama setelah guild Blind resmi didirikan dan mulai aktif memberantas perompak gurun yang ada. Diperkirakan karena opresi Blind yang terlalu agresif memaksa mereka melarikan diri ke batas yang terlalu jauh dan akhirnya menduduki kota Kirk. Selena tidak terima dengan perlakuan para peormpak gurun dan meluncurkan pasukan Ksatria Merah untuk melawan mereka di sana.
Pertempuran antara prompak gurun dengan Selena ini terjadi selama beberapa minggu, hingga akhirnya berubah menjadi beberapa bulan. Tepat ketika pihak Selena hampir menang pasukan perompak gurun, dibawah pimpinan Jacob, melawan lagi dengan kekuatan yang lebih besar. Selena menuduh Valkan ada di belakang peningkatan kekuatan mendadak ini dan meminta mereka tidak ikut campur dalam urusan internal Selena. Valkan menolak tuduhan campur tangan dengan pertempuran Kirk tapi pihak Selena tidak mau mendengar alasan mereka.
Akhirnya karena pertempuran yang berlangsung begitu lama, Selena memutuskan ikut menginvasi Valkan untuk memutus jalur distribusi senjata dan makanan kepada pasukan perompak. Pihak Valkan tentu saja tidak suka dengan Selena yang asal tuduh sehingga mereka melakukan serangan balik, dan pertempuran menjadi semakin ganas. Pada saat ini pasukan perompak gurun tidak terlihat lagi di medan perang, banyak yang menduga mereka memanfaatkan kericuhan Valkan dengan Selena dan melarikan diri dari Kirk secepatnya.
Pihak Selena yang awalnya sudah kelelahan semakin kewalahan menghadapi pasukan Valkan. Pada akhirnya mereka memutuskan mengadakan perundingan damai dengan Valkan. Valkan setuju dengan syarat kota Kirk harus berada dalam wilayah Valkan. Selena tentu saja menolak kehilangan salah satu wilayah suburnya dan terus menentang dimasukkannya syarat itu. Pihak Valkan pun mengancam akan terus menyerang Selena jika Kirk tidak diberikan.
Akhirnya, Kardinal dari Briscantine ikut campur dalam permasalahan ini dan meminta pihak Valkan dan Selena menyelesaikan permasalahan ini dengan duel ala ksatria. Satu jendral Valkan akan melawan satu jendral Selena dalam duel dan pemenangnya akan mendapatkan Kirk. Selena diwakili jendral Alexander sementara Valkan diwakili Jendral Brass Larsha. Setelah berduel selama dua jam penuh, jendral Brass menang dan kota Kirk akhirnya masuk dalam wilayah Valkan. Meninggalkan Selena dalam keadaan kalah total.
Kirk adalah sebuah kota perdagangan yang dulunya terletak di tepi tenggara Selena. Kota ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Selena, karena merupakan salah satu tempat singgah favorit para pedagang yang baru saja keluar dari padang pasir. Karena itu juga kota ini dilindungi secara ketat oleh Selena. Sayangnya, sebuah pertempuran mengoyak kedamaian dan kestabilan kota ini. Pertempuran yang terjadi antara Valkan melawan Selena tujuh tahun lalu ini terjadi tidak lama setelah guild Blind resmi didirikan dan mulai aktif memberantas perompak gurun yang ada. Diperkirakan karena opresi Blind yang terlalu agresif memaksa mereka melarikan diri ke batas yang terlalu jauh dan akhirnya menduduki kota Kirk. Selena tidak terima dengan perlakuan para peormpak gurun dan meluncurkan pasukan Ksatria Merah untuk melawan mereka di sana.
Pertempuran antara prompak gurun dengan Selena ini terjadi selama beberapa minggu, hingga akhirnya berubah menjadi beberapa bulan. Tepat ketika pihak Selena hampir menang pasukan perompak gurun, dibawah pimpinan Jacob, melawan lagi dengan kekuatan yang lebih besar. Selena menuduh Valkan ada di belakang peningkatan kekuatan mendadak ini dan meminta mereka tidak ikut campur dalam urusan internal Selena. Valkan menolak tuduhan campur tangan dengan pertempuran Kirk tapi pihak Selena tidak mau mendengar alasan mereka.
Akhirnya karena pertempuran yang berlangsung begitu lama, Selena memutuskan ikut menginvasi Valkan untuk memutus jalur distribusi senjata dan makanan kepada pasukan perompak. Pihak Valkan tentu saja tidak suka dengan Selena yang asal tuduh sehingga mereka melakukan serangan balik, dan pertempuran menjadi semakin ganas. Pada saat ini pasukan perompak gurun tidak terlihat lagi di medan perang, banyak yang menduga mereka memanfaatkan kericuhan Valkan dengan Selena dan melarikan diri dari Kirk secepatnya.
Pihak Selena yang awalnya sudah kelelahan semakin kewalahan menghadapi pasukan Valkan. Pada akhirnya mereka memutuskan mengadakan perundingan damai dengan Valkan. Valkan setuju dengan syarat kota Kirk harus berada dalam wilayah Valkan. Selena tentu saja menolak kehilangan salah satu wilayah suburnya dan terus menentang dimasukkannya syarat itu. Pihak Valkan pun mengancam akan terus menyerang Selena jika Kirk tidak diberikan.
Akhirnya, Kardinal dari Briscantine ikut campur dalam permasalahan ini dan meminta pihak Valkan dan Selena menyelesaikan permasalahan ini dengan duel ala ksatria. Satu jendral Valkan akan melawan satu jendral Selena dalam duel dan pemenangnya akan mendapatkan Kirk. Selena diwakili jendral Alexander sementara Valkan diwakili Jendral Brass Larsha. Setelah berduel selama dua jam penuh, jendral Brass menang dan kota Kirk akhirnya masuk dalam wilayah Valkan. Meninggalkan Selena dalam keadaan kalah total.
Langganan:
Postingan (Atom)
